Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto bertekad untuk segera memulai pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall yang bakal terbentang di sepanjang pesisir Pantai Utara Jawa (Pantura).
Sejalan dengan hal itu, Prabowo meminta agar Menteri Koordinator (Menko) Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk dapat mulai fokus melakukan pembangunan tersebut.
“Saya tak tahu berapa tahun tapi Insya Allah dengan tekad, kita akan capai dan ini salah satu tugas berat di pundak Menko Infrastruktur,” kata AHY dalam agenda Penutupan Kongres VI Demokrat, Rabu (26/2/2025).
Prabowo juga meminta agar pembangunan Giant Sea Wall di pesisir Pantura itu tidak mengandalkan uluran tangan investor asing.
Pasalnya, tambah Prabowo, saat ini anggaran untuk mendukung pembangunan proyek pagar laut raksasa itu telah siap untuk dikucurkan.
“Tapi kita akan putuskan kita akan mulai dengan kekuatan kita sendiri jangan ragu, ini bukan potensi lagi. Kita jelas punya, uangnya siap kita mulai secepatnya,” pungkasnya.
Baca Juga
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menyebut proyeksi panjang tanggul laut yang bakal dibangun dari Cilegon hingga Gresik bakal mencapai 958 kilometer (km).
Dirinya mengaku, saat ini telah melakukan proses uji coba pembangunan tanggul laut yang bakal terbentang dari Tangerang hingga Bekasi dengan total panjang mencapai 43 km.
“Kami sudah buat trial 1 dari Tangerang ke Bekasi sepanjang 43 km beberapa tahun lalu dengan grant dari Korea Selatan dan Belanda untuk basic design,” jelas Dody.
Sementara berdasarkan catatan Bisnis, saat ini program giant sea wall tengah masuk dalam tahap review desain dan persiapan konstruksi. Adapun, anggaran yang dibutuhkan untuk membangun giant sea wall dari Bekasi hingga Tangerang saja membutuhkan anggaran mencapai Rp90 triliun.