Bisnis.com, SAMARINDA - Laju inflasi di Kalimantan Timur pada Juni 2015 tercatat mencapai 0,93%, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 0,41%.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltim, Aden Gultom mengatakan seluruh kelompok pengeluaran mengalami inflasi. “Ini biasa terjadi karena mendekati hari lebaran. Namun, inflasi ini masih wajar karena di bawah 1%," katanya Rabu (1/7).
Penyumbang inflasi Kaltim terbesar dari kelompok pengeluaran bahan makanan yang mengalami inflasi 3,04% disusul kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,94%.
"Jika dirinci menurut kota pada Juni 2015, Samarinda inflasi 0,80%, Balikpapan tertinggi alami inflasi 1,23% dan Tarakan inflasi 0,57%," katanya.
Kota Tarakan mengalami inflasi karena permintaan tinggi angkutan udara, telur ayam ras, gula pasir dan udang basah sedangkan Balikpapan mengalami inflasi disumbang komoditi beras, daging ayam ras, sawi hijau, apel dan jagung manis.
“Kota Samarinda alami inflasi karena komoditi ayam goreng, bawang merah, daging ayam ras, telur ayam ras dan nasi dengan lauk.”
Aden mengatakan angka inflasi ini lebih besar dibandingkan angka inflasi nasional 0,54%. Adapun, secara tahun kalender, laju inflasi di Kaltim telah mencapai 2,08%, sedangkan inflasi year on year sebesar 7,55%.
Laju Inflasi Kaltim Naik dari 0,41% Jadi 0,93%
Laju inflasi di Kalimantan Timur pada Juni 2015 tercatat mencapai 0,93%, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 0,41%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Penulis : Muhamad Yamin
Editor : Yusran Yunus
Topik
Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.
Artikel Terkait
Berita Lainnya
Berita Terbaru

26 menit yang lalu
Panasonic Indonesia Tegaskan Tak Terdampak Rencana PHK 10.000 Pekerja

40 menit yang lalu
Bos Agrinas Pangan Bidik Pasok 55.000 Ton Gabah Tahun Ini

52 menit yang lalu
Hashim dan Bos Danantara Tawarkan Proyek EBT RI ke Investor
Terpopuler
# Hot Topic
Rekomendasi Kami
Foto
