Bisnis.com, JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk. mendapatkan penghargaan Transportation Safety Award 2015 yang diselenggarakan pertama kalinya oleh Pusat Kajian Kemitraan dan Pelayanan Jasa Transportasi Sekretariat Jenderal (PKKPJT) Kementerian Perhubungan.
Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia Benny S. Butarbutar menjelaskan Transportation Safety Award 2015 merupakan penilaian kinerja keselamatan untuk semua moda transportasi dengan perusahaan BUMN atau BUMD atau swasta sebagai peserta yang diusulkan oleh Direktorat Jenderal terkait.
Kegiatan itu bertujuan untuk memberikan apresiasi dan penghargaan keselamatan transportasi untuk mendorong penyelenggara transportasi dalam memberikan layanan terbaik, khususnya dalam faktor keselamatan.
"Garuda Indonesia senantiasa menjadikan faktor keselamatan menjadi yang utama dan selalu berusaha melakukan perbaikan di aspek tersebut. Penghargaan tersebut juga diharapkan mampu memacu perusahaan untuk menjaga semangat mengutamakan keselamatan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (22/12/2105).
Kegiatan penilaian Transportation Safety Award 2015 dimulai dengan proses asessment dan kunjungan verifikasi yang dilakukan oleh tim penilai yang terdiri dari PKKPJT, independen konsultan, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), dan ahli transportasi. Adapun kriteria penilaian yang ditentukan yakni aspek organisasi, sarana, sumber daya manusia, dan pendukung manajemen keselamatan.
Pada pelaksanaan tahun ini terdapat 92 perusahaan transportasi dari berbagai moda yang turut serta berpartisipasi. Proses penilaian membutuhkan waktu hampir 6 bulan dan selanjutnya kegiatan ini akan dilaksanakan setiap 2 tahun sekali.
Garuda Raih Penghargaan Transportation Safety Award 2015
Garuda Raih Penghargaan Transportation Safety Award 2015 yang diselenggarakan pertama kalinya oleh PKKPJT Kemenhub
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Penulis : Dimas Novita Sari
Editor : Mia Chitra Dinisari
Topik
Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.
Artikel Terkait
Berita Lainnya
Berita Terbaru

7 menit yang lalu
Airlangga Bertemu PM Malaysia Anwar Ibrahim, Bahas Tarif Trump?

21 menit yang lalu
Ekonom Indef Beberkan Dampak Tarif Trump ke Kinerja Ekspor RI

6 hari yang lalu
Apa Itu SPBU Modular dan Bagaimana Sistem Kerjanya?
Terpopuler
# Hot Topic
Rekomendasi Kami
Foto
