Bisnis.com, JAKARTA — PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) akan mengangkut 90.933 calon jemaah haji sepanjang 2025 yang terbagi dalam 246 kelompok terbang (kloter) sesuai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pengangkutan Udara Jemaah Haji Reguler 1446 H/2025 M dengan Kementerian Agama.
Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani Panjaitan mengatakan pada musim Haji tahun ini, Garuda Indonesia direncanakan akan mengangkut 90.933 calon jemaah yang akan terbagi ke dalam 246 kelompok terbang (kloter) dan diberangkatkan melalui 7 embarkasi, yakni Banda Aceh, Medan, Jakarta, Solo, Balikpapan, Makassar, dan Lombok.
“Selaras dengan mandat sebagai national flag carrier, menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi Garuda Indonesia dapat mengantarkan para jemaah haji Indonesia untuk memenuhi rukun Islam yang kelima di Tanah Suci,” kata Wamildan, Kamis (27/2/2025).
Wamildan menjelaskan untuk memaksimalkan kesiapan layanan penerbangan bagi para jemaah haji, Garuda Indonesia di tahun ini mempersiapkan total 14 armada wide-body yang terdiri dari 6 armada Boeing 777-300ER, 6 armada Airbus A330-300, dan 2 armada Airbus A330-900neo.
Para calon jemaah haji selanjutnya akan diberangkatkan secara bertahap menuju Tanah Suci mulai 2 Mei hingga 31 Mei 2025, dengan keberangkatan menuju Madinah pada 2 – 16 Mei 2025 dan disusul keberangkatan menuju Jeddah pada 17 – 31 Mei 2025.
Selanjutnya, fase pemulangan jemaah akan dimulai pada tanggal 11 Juni sampai dengan 10 Juli 2025 dengan keberangkatan dari Jeddah pada 11 - 25 Juni 2025, dan keberangkatan dari Madinah pada 26 Juni - 10 Juli 2025.
Baca Juga
“Upaya menjaga komitmen penyediaan layanan penerbangan terbaik, kami prioritaskan pada aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan di seluruh lini operasional penerbangan Garuda Indonesia,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wamildan mengatakan kesiapan juga termasuk pemenuhan layanan haji ramah lansia, mulai dari para awak kabin haji yang berpengalaman dalam mendampingi kebutuhan para jemaah selama penerbangan berlangsung, priority boarding dan disembark bagi lansia dengan wheelchair, hingga kesiapsiagaan petugas darat.