Bisnis.com, JAKARTA — Serikat Pekerja PT Fastfood Indonesia (KFC) akan menggelar aksi demonstrasi untuk menuntut upah yang tidak dibayar selama 6 bulan di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) pada hari ini, Rabu (26/2/2025).
Koordinator Lapangan Aksi SP-KFC Anthony Matondang mengatakan salah satu tuntutan dalam aksi unjuk rasa ini adalah agar KFC memberikan upah kepada pekerja yang selama 6 bulan ini belum dibayarkan.
“6 bulan ini pekerja KFC tidak diberikan upah,” kata Anthony kepada Bisnis, Rabu (26/2/2025).
Selain itu, SP-KFC juga mendesak agar Kemenaker dan KFC mempekerjakan kembali 11 orang pekerja KFC Basuki Rahmat Surabaya dengan cara rotasi atau mutasi. Serta, meminta agar KFC menghentikan diskriminasi.
Anthony menyatakan bahwa aksi unjuk rasa yang digelar hari ini hanya sebatas aksi massa. “Belum mogok kerja, masih aksi massa,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, aksi ini akan dimulai dari Kantor Kemenaker yang berlokasi di Jalan Jendral Gatot Subroto Kav. 51, Jakarta Selatan, menuju KFC Pusat di Jalan MT. Haryono Kav. 7, Jakarta Selatan. Adapun, sekitar 150 pekerja KFC akan menggeruduk Kantor Kemnaker dan KFC Pusat.
Baca Juga
Berdasarkan surat pemberitahuan aksi dari Instagram SP-KFC, @serikat_perjuangan_kfc, Anthony menyampaikan bahwa KFC telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak dan melanggar aturan perundang-undangan yang berlaku.
Untuk itu, dia menyebut Kemenaker, terutama Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli harus mengetahui dan ikut bertanggung jawab atas kejadian ini.
“Dan ada fakta diskriminasi pekerja dan serikat pekerja,” tulisnya dalam surat.
Di sana juga tertulis, massa akan berkumpul di samping Gedung Bulog Jakarta Selatan mulai pukul 08.00 WIB.