Bisnis.com, CIREBON- Arus lalu lintas di ruas Tol Cipali terpantau mengalami perubahan signifikan pada Rabu (2/4/2025). Arus kendaraan menuju Jakarta justru mengalami peningkatan tajam. Sementara, volume kendaraan yang melintas dari Jakarta menuju Cirebon mengalami penurunan.
Hingga pukul 09.00 WIB, kendaraan yang melintas dari Cirebon menuju Jakarta melalui Gerbang Tol Cikopo tercatat sebanyak 6.601 unit. Angka ini mengalami lonjakan sekitar 91% dibandingkan hari sebelumnya.
Sustainability Management & Corporate Communications Dept Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo mengatakan, peningkatan volume kendaraan menuju Jakarta ini terjadi pascapemberlakuan sistem contra flow yang diterapkan secara kondisional pada 1 April 2025.
Menurutnya, contra flow yang bertujuan mengurai kepadatan lalu lintas dihentikan pada pukul Senin (1/4/2025) pukul 22.08 WIB atau setelah kondisi arus kendaraan mulai kembali normal. "Rekayasa lalu lintas ini dapat diterapkan kembali jika diperlukan sesuai dengan situasi di lapangan dan atas diskresi pihak kepolisian," kata Ardam, Rabu (2/4/2025).
Sementara itu, kondisi lalu lintas di Tol Cipali menuju Cirebon terpantau ramai lancar dan cenderung melandai, sedangkan arus kendaraan menuju Jakarta terpantau lancar meski mengalami peningkatan volume.
Hal ini menunjukkan adanya pergerakan arus balik yang mulai meningkat setelah libur panjang."Meskipun peningkatan volume kendaraan terjadi, kami memastikan arus lalu lintas tetap terkendali. Pengguna jalan dihimbau untuk tetap berhati-hati dan mematuhi aturan yang berlaku demi keselamatan bersama," katanya.
Baca Juga
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, Astra Tol Cipali bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk terus melakukan pemantauan secara real-time terhadap kondisi lalu lintas.
Jika terjadi peningkatan volume yang signifikan, maka langkah-langkah rekayasa lalu lintas seperti contra flow dapat kembali diterapkan guna mengurai kemacetan.
Rekayasa lalu lintas sebelumnya telah terbukti efektif dalam mengurai kepadatan arus kendaraan. "Pengguna jalan diimbau untuk mengatur waktu perjalanan dengan bijak agar terhindar dari kepadatan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk," kata Ardam.