Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Selain Tarif, Trump juga Kenakan Bea untuk Produk Bernilai Rendah dari China

Barang dengan nilai hingga US$800 yang masuk ke AS dari China dan Hongkong akan dikenakan bea sesuai dengan ketentuan terbaru.
Ilustrasi bendera China dan Amerika Serikat (AS). / Reuters-Dado Ruvic-illustration
Ilustrasi bendera China dan Amerika Serikat (AS). / Reuters-Dado Ruvic-illustration

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden AS Donald Trump mengeluarkan perintah eksekutif yang mengatur tentang penilaian bea atas produk bernilai rendah yang dikirim dari China dan Hong Kong

Melansir dari laman Gedung Putih, Mulai 2 Mei 2025, pengiriman barang dengan nilai hingga US$800 yang masuk ke Amerika Serikat dari kedua wilayah tersebut akan dikenakan bea sesuai dengan ketentuan terbaru.

Menurut Pasal 2 dari perintah tersebut, barang yang memenuhi kriteria ini akan dikenakan bea masuk di bawah sistem Lingkungan Komersial Otomatis (ACE) yang dikelola oleh Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP).

Perintah ini juga mengatur pengenaan bea atas kiriman pos yang berisi produk dari China atau Hong Kong, dengan tarif yang berbeda bergantung pada waktu penerimaan barang di AS

Bea ad valorem yang ditetapkan adalah 30% dari nilai kiriman pos, sementara untuk kiriman pos tertentu yang masuk pada periode 2 Mei hingga 1 Juni 2025, bea yang dikenakan akan berbeda, yakni US$25 per kiriman, yang kemudian meningkat menjadi US$50  per kiriman mulai 1 Juni 2025.

Departemen Keamanan Dalam Negeri melalui CBP diinstruksikan untuk mengawasi pelaksanaan ketentuan ini dan memastikan kepatuhan, termasuk menetapkan aturan dan pedoman yang relevan. 

Selain itu, CBP akan diberi kewenangan untuk meminta operator pengangkutan untuk melaporkan dan membayar bea sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk pelaporan nilai kiriman.

Sebagai bagian dari peraturan ini, setiap pengangkut internasional yang membawa barang-barang tersebut wajib memiliki jaminan untuk memastikan pembayaran bea yang diwajibkan. 

Keputusan ini juga memberikan kewenangan bagi CBP untuk memerlukan entri formal untuk beberapa kiriman pos yang tidak memenuhi syarat untuk bea ini.

Pemerintah AS berharap langkah ini dapat membantu mengurangi ancaman narkotika sintetis dan produk ilegal lainnya yang terus masuk dari RRT, sembari menjaga kelancaran aliran surat internasional. 

Selain itu, Menteri Perdagangan akan melaporkan dampak perintah ini dalam 90 hari, memberikan rekomendasi lebih lanjut untuk tindakan yang diperlukan.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Lukman Nur Hakim
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper