Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kekayaan Sederet Miliarder Amblas US$200 Miliar Lebih Imbas Tarif Trump

Elon Musk dan Jeff Bezos termasuk yang kehilangan kekayaan lebih dari US$200 miliar imbas tarif Trump.
CEO Amazon Jeff Preston Bezos, CEO Google Sundar Pichai, dan CEO Tesla Inc. Elon Musk menghadiri pelantikan Presiden AS Donald Trump di Gedung Kongres AS atau US Capitol, Washington, Amerika Serikat, Senin (20/1/2025). / Pool via Reuters-Chip Somodevilla
CEO Amazon Jeff Preston Bezos, CEO Google Sundar Pichai, dan CEO Tesla Inc. Elon Musk menghadiri pelantikan Presiden AS Donald Trump di Gedung Kongres AS atau US Capitol, Washington, Amerika Serikat, Senin (20/1/2025). / Pool via Reuters-Chip Somodevilla

Bisnis.com, JAKARTA - Kedekatan dengan Donald Trump tidak membuat Elon Musk lolos dari dampak tarif yang diberlakukan Presiden AS tersebut. 

Tarif Trump yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump pada 2 April 2025, yang melanda negara-negara dan mengirimkan gelombang kejut di seluruh pasar global, telah merugikan para miliarder terkaya di dunia seperti Jeff Bezos, Elon Musk, dan Mark Zuckerberg.

Gelombang tarif terbaru memicu badai keuangan, yang menyebabkan salah satu kemerosotan pasar terburuk sejak era pandemi.

Lantaran menyebabkan kemerosotan di pasar global, Indeks Miliarder Bloomberg mengalami penurunan harian terbesar keempat dalam sejarah, dan terbesar sejak puncak pandemi Covid-19.

Sebagian besar miliarder yang terpukul keras berasal dari Amerika sendiri. Kemerosotan tersebut menghapus ratusan miliar kekayaan orang-orang terkaya di dunia, bahkan tidak terkecuali para orang dekat Trump seperti Elon Musk.

Lalu, siapa saja miliarder yang kekayaannya terseret paling dalam imbas tarif Trump?

1. Elon Musk

Ternyata, bahkan persahabatan Presiden tidak dapat menyelamatkannya dari nasib buruk. CEO Tesla dan pemimpin DOGE, dan salah satu 'sahabat' terdekat Trump, Elon Musk, kehilangan US$11 miliar pada hari Kamis, karena saham perusahaan mobilnya turun 5,5% menyusul pengumuman tarif Trump.

2. Jeff Bezos

Seorang miliarder yang akan melangsungkan pernikahannya dalam beberapa bulan lagi, nampaknya tak bertemu takdir baik. Jeff Bezos adalah pecundang terbesar berikutnya dalam daftar ini, kehilangan kekayaan sebesar US$15,9 miliar setelah saham Amazon anjlok 9% pada Kamis (3/4/2025), menandai penurunan terbesar sejak 2022.

3. Mark Zuckerberg

Salah satu pendiri Meta itu juga mengalami kerugian terbesar! Mark Zuckerberg adalah yang paling merugi dalam dolar AS, dengan penurunan 9% perusahaan media sosial tersebut yang menyebabkan kerugian bagi kepala eksekutifnya sebesar US$17,9 miliar, atau sekitar 9% dari kekayaannya.

Dilansir Bloomberg, 500 orang terkaya di dunia mengalami penurunan kekayaan gabungan sebesar US$208 miliar pada Kamis, segera setelah tarif yang diumumkan oleh Presiden Donald Trump membuat pasar global terguncang.

Penurunan kekayaan gabungan sebesar US$208 miliar menandai penurunan terbesar keempat dalam satu hari sejak Bloomberg mulai melacak kekayaan para miliarder 13 tahun lalu, dan yang terburuk sejak jatuhnya pasar yang disebabkan oleh pandemi.

Miliarder AS kehilangan sebagian besar kekayaan, dengan sembilan dari 10 yang mencatat rugi paling besar berasal dari Amerika. 

Lebih dari separuh dari mereka yang dilacak oleh indeks kekayaan Bloomberg mengalami penurunan kekayaan, dengan penurunan rata-rata sebesar 3,3%.

Berikut adalah daftar 10 miliarder teratas yang muncul sebagai pecundang terbesar setelah pengumuman tarif Trump, menurut Bloomberg Billionaires Index pada tanggal 4 April:

1. Mark Zuckerberg: Turun US17,9 miliar menjadi US$189 miliar

2. Jeff Bezos : Turun US$15,9 miliar menjadi US$201 miliar

3. Elon Musk: Turun US$11 miliar menjadi US$322 miliar

4. Michael Dell: Turun US$9,53 miliar menjadi US$92,1 miliar

5. Larry Ellison: Turun US$8,10 miliar menjadi US$160 miliar

6. Jensen Huang: Turun US$7,36 miliar menjadi US$89,6 miliar 

7. Bernard Arnault: Turun US$6,22 miliar menjadi US$163 miliar

8. Larry Page: Turun US$4,79 miliar menjadi US$138 miliar 

9. Sergey Brin: Turun US$4,46 miliar menjadi US$130 miliar 

10. Thomas Peterffy: Turun US$4,06 miliar menjadi US$49,4 miliar


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper