Bisnis.com, JAKARTA – PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) menargetkan pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) selesai pada 2025.
Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita mengatakan, saat ini progres pembangunan Jalan Tol Probowangi Paket 3 telah mencapai 67%. Dalam paket tersebut, KSO PP-Waskita-WIKA menggarap ruas Paiton-Besuki.
Menurutnya, jalan tol sepanjang 5,8 kilometer ini merupakan proyek multifungsi yang tidak hanya memudahkan konektivitas antarwilayah, tetapi juga mendukung perekonomian negara. peningkatan lapangan pekerjaan, dan pemerataan ekonomi.
“Jalan Tol Probowangi, khususnya Paket 3, akan memperlancar arus barang dan manusia antara Banyuwangi dan Exit Tol Besuki Situbondo,” ujar Ermy dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Rabu (2/4/2025).
Dia menambahkan bahwa jalan tol yang terletak di Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Situbondo ini akan meningkatkan konektivitas antara Banyuwangi dengan kota-kota besar di Jawa Timur, seperti Surabaya dan Malang.
Dengan konektivitas tersebut, Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi diperkirakan mampu meningkatkan sektor pariwisata di timur Pulau Jawa.
Baca Juga
“Jalan tol ini akan mempermudah akses wisatawan yang ingin mengunjungi daerah-daerah di Jawa Timur, seperti Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, Taman Nasional Alas Purwo, dan berbagai destinasi lainnya,” pungkasnya.
Melalui Jalan Tol Probowangi, Ermy mengatakan, pertumbuhan ekonomi juga akan terdorong karena mempermudah aksesibilitas lokal. Hal ini diharapkan dapat menarik investasi dan mengembangkan bisnis di daerah tersebut.
Waskita berkomitmen menyelesaikan proyek senilai Rp996,82 miliar ini tepat waktu dan sesuai dengan standar mutu yang berlaku. Ermy menegaskan bahwa kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama bagi perseroan.
Dalam 10 tahun terakhir, Waskita telah menyelesaikan lebih dari 20 ruas jalan tol, termasuk Jalan Tol Trans-Jawa dan Trans-Sumatra. Secara keseluruhan, kontribusi perseroan mencapai lebih dari 1.000 km dari total 2.000 km jalan tol di Indonesia.