Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatatkan penurunan tahunan jumlah penumpang pada mayoritas angkutan umum pada Lebaran hari kedua, Selasa (1/4/2025). Hanya angkutan udara dan laut yang mengalami lonjakan penumpang.
Berdasarkan data Posko Pusat Angkutan Lebaran Kementerian Perhubungan, sebanyak 906.659 jiwa melakukan perjalanan selama hari kedua Lebaran. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 14,29% dibandingkan dengan momen yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 1,05 juta jiwa.
Secara akumulasi dari H-10 Lebaran, jumlah penumpang angkutan umum tercatat sebesar 12,13 juta jiwa, atau turun 3,57% dibandingkan dengan tahun lalu.
Penurunan jumlah tersebut sejalan dengan berkurangnya jumlah penumpang di mayoritas angkutan umum seperti kereta api, angkutan penyeberangan, dan angkutan jalan. Hanya angkutan udara atau pesawat yang mengalami peningkatan.
Secara lebih terperinci, jumlah penumpang angkutan kereta api tercatat 286.452 orang, jumlah ini turun 28,61% dibandingkan dengan hari kedua Lebaran tahun lalu yang tercatat sebesar 401.266 jiwa. Namun, jumlah penumpang secara kumulatif dari periode H-10 Lebaran hingga saat ini naik 6,62% menjadi 3,87 juta penumpang dari tahun lalu sebesar 3,63 juta jiwa.
Jumlah penumpang angkutan penyeberangan juga mengalami penurunan hingga 15,29% menjadi sekitar 179.206 jiwa dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 211.554 jiwa. Secara akumulasi selama periode Lebaran, terdapat penurunan jumlah penumpang sebesar 15,51% menjadi 2,49 juta jiwa dibandingkan dengan tahun lalu yang tercatat sebanyak 2,94 juta jiwa.
Baca Juga
Senada, jumlah penumpang angkutan jalan atau bus juga mengalami penurunan sebesar 23,73% menjadi 142.565 jiwa dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 186.933 jiwa. Secara kumulatif, jumlah penumpang bus sampai dengan saat ini tercatat sebesar 1,90 juta jiwa.
Berbeda hal dengan tiga akomodasi umum lainnya, sebanyak 84.868 penumpang melakukan pergerakan dengan menggunakan moda transportasi angkutan laut pada hari kedua Lebaran.
Angka tersebut naik 17,69% dibandingkan dengan tahun lalu yang tercatat sebesar 72.109 jiwa. Namun, secara akumulasi sejak periode angkutan lebaran dimulai, jumlah penumpang mengalami penurunan 1,6% menjadi sebesar 905.109 jiwa.
Sementara itu, jumlah penumpang angkutan udara atau pesawat melonjak hingga 14,82% menjadi sebanyak 213.568 jiwa dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 186.009 jiwa. Senada, secara akumulasi jumlah penumpang pesawat juga meningkat 1,5% menjadi 2,95 juta jiwa.