Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Prediksi KAI Meleset, Puncak Arus Balik Lebaran Terjadi Lebih Cepat

Prediksi PT KAI soal puncak arus balik Lebaran 2025 meleset dari semula H+6 menjadi H+4.
Calon penumpang menunggu kereta api jarak jauh di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Rabu (26/3/2025). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Calon penumpang menunggu kereta api jarak jauh di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Rabu (26/3/2025). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, CIREBON - Prediksi puncak arus balik Lebaran 2025 yang disampaikan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon meleset dari perkiraan.

Awalnya arus balik diprediksi terjadi pada H+6 Lebaran atau Minggu (6/4/2025). Namun, lonjakan penumpang justru terjadi lebih awal, yakni sejak H+2 Lebaran atau Selasa, 2 April 2025.

Selama tiga hari berturut-turut sejak H+2 hingga H+4, jumlah penumpang arus balik yang meninggalkan wilayah Daop 3 Cirebon tercatat tinggi, bahkan mencapai angka tertinggi pada H+2. 

Data KAI menunjukkan, pada H+2 Lebaran, sebanyak 12.318 penumpang berangkat dari stasiun-stasiun di wilayah ini. Jumlah itu menurun tipis pada H+3 menjadi 12.021 penumpang, dan pada H+4, Jumat (4/4/2025) tercatat 11.176 penumpang

"Awalnya KAI memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada H+6 mengingat tanggal 8 April 2025 masyarakat yang bekerja di sektor formal sudah mulai kembali masuk kantor. Namun ternyata selama tiga hari terakhir, keberangkatan penumpang arus balik dari wilayah Daop 3 Cirebon melonjak tajam," ujar Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, Jumat (4/4/2025).

Menurutnya, perubahan pola arus balik ini dipengaruhi oleh masa libur Lebaran yang cukup panjang hingga Senin (7/4/2025). Banyak pemudik memilih kembali lebih awal agar dapat beristirahat sebelum kembali beraktivitas.

“Banyak penumpang ingin menghindari kepadatan puncak dan memilih pulang lebih awal. Ini membuat arus balik justru menyebar sejak H+2,” tambahnya.

Muhibbudin mengatakan, jumlah penumpang yang datang ke wilayah Daop 3 Cirebon pada H+4 mulai melandai. 

Data KAI menyebutkan, hingga pukul 14.00 WIB pada Jumat, tercatat 7.097 penumpang turun di wilayah tersebut. Angka ini jauh di bawah jumlah penumpang yang berangkat. Hal ini menunjukkan bahwa arus mudik hampir selesai.

Secara keseluruhan, selama masa angkutan Lebaran sejak 21 Maret hingga 4 April 2025, Daop 3 Cirebon telah melayani total 228.805 penumpang yang melakukan perjalanan kereta api dari dan menuju berbagai stasiun di wilayah operasional tersebut.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan, Daop 3 Cirebon telah menyiapkan 153.296 tempat duduk bagi penumpang yang berangkat dari wilayahnya dengan tujuan Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Jember.

"Dari total kapasitas tersebut, sebanyak 127.580 tiket telah terjual hingga Jumat (4/4), atau setara dengan 83 persen dari total tempat duduk yang tersedia," ujarnya.

KAI memastikan, masih tersedia cukup banyak tiket untuk keberangkatan dalam beberapa hari ke depan, termasuk menjelang penutupan masa libur Lebaran. Masyarakat diminta untuk segera melakukan pemesanan agar mendapatkan tiket sesuai tanggal dan rute yang diinginkan.

"Pembelian tiket kini semakin mudah. Masyarakat bisa memesan melalui aplikasi Access by KAI, website resmi KAI, serta berbagai channel penjualan tiket resmi lainnya," ujar Muhibbuddin.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hakim Baihaqi
Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper